
Jakarta, trakyakosebent Indonesia
—
Sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi diguyur
hujan
dengan intensitas sedang hingga sangat lebat serta angin kencang pada hari ini, Jumat (3/7). Simak daftarnya berikut ini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan untuk 2-4 Juli 2026. Dalam peringatan tersebut, BMKG menyebut Maluku berpotensi diguyur hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat atau berstatus Siaga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, sejumlah wilayah seperti Sumatra Utara, Sumatra Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, dan sederet wilayah Papua berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat atau berstatus Waspada.
Dalam perkiraan tersebut, BMKG menyatakan tidak ada wilayah yang masuk kategori Awas atau hujan sangat lebat hingga ekstrem pada hari ini.
Berikut daftar wilayah berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat dan angin kencang:
Hujan sedang hingga lebat
Sumatra Utara
Sumatra Barat
Jambi
Sumatra Selatan
Kep. Bangka Belitung
Bengkulu
Lampung
Kalimantan Utara
Sulawesi Utara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
Maluku Utara
Papua Barat Daya
Papua Tengah
Papua Pegunungan
Papua
Maluku
Angin kencang
Jawa Barat
Kep. Bangka Belitung
Maluku
Nusa Tenggara Timur
Sulawesi Selatan
Sulawesi Utara
Dinamika atmosfer
Pada dasarian I Juli, sebagian wilayah Indonesia diprakirakan masih berada pada curah hujan kategori rendah, yaitu kurang dari 50 mm per dasarian. BMKG menyebut kondisi ini menunjukkan bahwa pengaruh musim kemarau mulai meluas di berbagai daerah.
“Wilayah yang diprakirakan mengalami curah hujan rendah meliputi sebagian besar Aceh, Sumatra Utara, Riau, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Jambi, sebagian Bengkulu, Sumatra Selatan, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, serta wilayah Banten hingga Nusa Tenggara Timur,” kata BMKG dalam prakiraan Potensi Hujan Indonesia Periode 30 Juni-6 Juli.
Pola serupa juga diprakirakan terjadi di sebagian Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, sebagian Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku Utara, sebagian Maluku, serta sebagian Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan.
Meski demikian, peluang hujan belum sepenuhnya berkurang. Secara spasial, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) diprakirakan masih berpengaruh di sekitar Samudra Hindia barat Sumatra, Maluku, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Barat, Papua Barat Daya, hingga Laut Arafuru.
Kondisi tersebut didukung oleh Gelombang Rossby Ekuatorial yang diprakirakan aktif di wilayah Samudra Hindia barat Sumatra, Laut Cina Selatan, Laut Sulu, serta Samudra Pasifik utara Maluku. Gelombang Kelvin juga diprakirakan signifikan di wilayah Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Selat Karimata, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Barat.
Faktor lain yang turut mendukung peluang hujan adalah terbentuknya sirkulasi siklonik di perairan barat Sumatra Barat, Selat Makassar, dan Samudra Pasifik utara Papua. Keberadaan sistem ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi memanjang di sejumlah perairan sekitarnya.
Dengan kombinasi berbagai faktor tersebut, hujan masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa hari mendatang, meskipun secara umum sebagian wilayah telah memasuki periode musim kemarau.
(lom)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video trakyakosebent]
Baca lagi: Keseruan Pengujung Ikut Kelas Makeup di Hari Terakhir JxB 2026
Baca lagi: Murah tapi Berisiko, Ini Bahaya Beli Kendaraan STNK Only
Baca lagi: PMI Manufaktur Jatuh, Ekonom Soroti Daya Beli dan Ancaman PHK

6 Responses
Informasi yang diberikan cukup relevan dengan kebutuhan saat ini. Saya juga memperluas bacaan lewat http://vu2134.ronette.shared.1984.is/me/2006-diskarekki-1200x915px-copy/.
Top banget artikelnya! Nggak nyesel nyempetin waktu buat baca. Barangkali butuh bacaan tambahan, referensi dari https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=288705 juga patut buat dicek.
Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan informasi saya saat ini. Selain artikel ini, saya juga menemukan rujukan pendukung di https://dl.nanet.go.kr/detail/NONB1200939033 yang membahas isu terkait secara ekstensif.
Ulasan yang sangat menarik dan memberi banyak insight baru. Buat yang pengen baca lebih banyak tentang topik terkait, saya sarankan mampir ke https://moral.senate.go.th/blog/index.php?nonjscomment=1&comment_itemid=300&comment_context=10475&comment_component=blog&comment_area=format_blog&blogpage=323.
Tulisan yang rapi dan penyampaian poin utamanya langsung to the point tanpa bertele-tele. Terima kasih atas ilmunya! Untuk tambahan data pendukung yang searah, tautan di https://dgpre.ucn.cl/index.php/events/cierre-de-proceso-suspensiones-de-gratuidad-y-beneficios-becas-y-creditos-del-estado-2/ ini lumayan oke buat dicek.
Penjelasannya terstruktur rapi dan alur pembahasannya gampang banget dipahami buat orang awam. Mantap abis min! Bagi yang butuh referensi bacaan tambahan, silakan kunjungi https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297287121_htm